Showing posts with label my Love. Show all posts
Showing posts with label my Love. Show all posts

Friday, February 1, 2013

Roti Selamat Pagi

Bangun pagi tadi pagi serasa masih lengket mata. Efek akhir bulan kemarin pulang malam.
Di depan TV sudah ada roti bakar untuk sarapan buatan suamiku.

Terima kasih ya sayang...

Monday, March 28, 2011

Medical Check Up

Ulet Bulu kemarin medical check up. Agak komplit. Hasilnya banyak yang normal. Tapi ada 2 point penting yang malah nggak normal. Berlebihan. Hufff...

Aku harus teges jaga makanannya. Ulet bulu susah sih kalo dibilangin. Harus diet. Perutnya udah kayak ibu hamil 7 bulan saja. Sekarang harus diet betulan. Nasinya dikurangin. Nasi banyak mengandung gula. Kebanyakan gula, bikin trigliserida naik. Mana dia punya gen sakit jantung pula. Uhh..

Sayang, plis ya..jaga kesehatan kalau enggak di samping aku. Kalau kamu di sampingku, aku yang jagain kamu. Aku ingin kamu dampingin aku samapi tua. Melihat Kyla menikah dengan laki-laki yang dicintainya..mau kan?

So pliss jaga kesehatan ya...

Wednesday, September 15, 2010

Finally...

Lama juga ya aku tidak menulis di sini. Padah al banyak sekali yang ingin kuungkapkan di sini. Dari sekian banyak cerita, ada satu yang buat aku bahagia dan membuatku jadi sangat sibuk beberapa bulan terakhir ini. Ya..akhirnya aku akan menikah juga. Terlambat? Pada awalnya aku berpikiran seperti itu. Tetapi aku diingatkan oleh kalimat seperti ini "Tuhan tak kan datang lebih cepat, juga tak akan lebih lambat. Ia membuat sesuatu indah pada waktunya" Kalimat itu akan menghiasi buku Peneguhan Perkawinanku nanti.

Pada suatu hari di bulan Mei siang hari, dia melamarku lewat SMS. Katanya dia bermimpi disuruh menikah oleh SBY tanggal 10 Okt 2010, tepat di hari ulang tahunku. Pada awalnya aku tidak yakin. Tetapi aku harus meyakinkan diri. Ketika keyakinan itu sudah kudapat, banyak sekali kejadian yang menakjubkan. Amazing. Jalan kami menuju Oktober sangat lancar. Tidak ada kendala yang berarti. Kami akan menikah di Gereja Katholik.

Pada tanggal 31 Mei 2010, awal dari perjalanan menuju Oktober. Pertama, "matur" sama orang tuaku, keinginan kami berdua untuk menikah. Disambut dengan suka cita, mendapat dukungan penuh. Kedua, sowan ke ketua lingkungan untuk minta surat pengantar ke Gereja. Ketiga, mulai memanjangkan rambut atas saran dari salon langgananku.

Sebenarnya sebelum aku selesai urusan Gereja s.d Kanonik, aku tidak mau urus yang lainnya. Tetapi aku diingatkan oleh ayahku, bahwa tanggal itu tanggal yang unik. 10-10-10. Banyak yang akan mengadakan hajat di hari itu. Semua harus dipersiapkan seawal mungkin. Nah, barulah aku nyadar, oh iya ya..yang ada dipikiranku itu hari ukang tahunku. Ternyata triple 10. Thanks God. Istimewa sekali hari pernikahanku.

Kemudian, pertama yang diselamatkan adalah tempat resepsi. Ternyata auditorium di Pabrik Gula sudah dipesan orang. Aduuh.....bener kata ayahku. Ngobrol punya ngobrol, home stay di PG itu juga disewakan. Aku lihat-lihat. ya sudahlah di sini saja. Pada saat survey di home stay, kecil, masih terlihat kotor, jalan baru proses conblock.Tetapi....setiap kali aku lewat di sana, aku selalu menengok ke kiri. Makin hari kog makin bagus saja. Mereka sedang bebenah. Kalau malam cantik sekali.Ada pohon beringin yang dikasih lampu spot. Ada air mancur. Kami memutuskan akan mengadakan acara resepsi di malam hari, dengan konsep garden party. Tadi ketemu sama marketing manager yang baru joint di situ bukan Juli. Dia berjanji akan menyulap tempat itu menjadi indah pada saat eventku. Terima kasih Mbak Fia, baru kenal sudah baik sekali.

Dan begitulah yang kami alami, tiba-tiba banyak kebaikan yang kami peroleh dari keluarga dan teman-teman. Kini aku tak ragu lagi melangkah menyongsong hari indahku.

Terima kasih Tuhan, akhirnya aku akan menikah juga.

Thursday, April 8, 2010

Sometimes life is so unfair

Hari ini aku sedih. Sesak dadaku hingga aku harus meneteskan air mata di kantor. Lama aku termenung sendiri. Kemudian aku sms seorang sahabat. Dia membalas dengan bijaksana "Sedih itu cuma masalah point of view. Untuk meminimalkan hanya mengalihkan point of view sedihmu. Alihkan pikiranmu ke aktifitas lain, maka sedihmu terlupakan atau terkurangi. Berdoa dan meditasi salah satu pengobat. Datanglah pada Yesus, Dia penghibur"

Kemudian seharian aku bekerja sambil merenungkan kata-kata sahabatku itu. Kemudian merenungkan kata-kata yang kutulis di judul ini. Aku malu sendiri. Kerdilnya aku. Kata-kata itu hanya pantas diucapkan oleh orang yang tak pernah bersyukur dengan apa yang sudah diberikan oleh alam semesta ini kepadanya.

Hari ini biarlah segera berlalu. Yang lalu biarlah berlalu. Menengok ke belakang hanya akan membuat kaki tersandung batu di depan. Aku akan melangkah dengan pasti ke depan. Mencurahkan seluruh cinta dan perhatian pada apa yang sudah dianugerahkan alam ini kepadaku.

Sometimes life is so unfair gonna be expired soon !

Friday, February 19, 2010

Fixing unbroken Relationship

Try to fixing the unbroken relationship. Me and him. Dia merasakan kami berkomunikasi kurang baik lately. Yap, karena terlalu lelah dengan rutinitas, terlalu melelahkan setiap hari, saling menahan diri agar tak terjadi pertengkaran dan salah paham. Meskipun akhirnya terjadi juga salah paham yang tak diinginkan itu...

Sore tadi aku bertekad untuk memperbaiki hubungan ini. Kutemani dia makan malam bakmi godoknya. Aku bersihkan rumah yang lama kuabaikan. Rumah mungil ini jadi bersih dan rapi. Menjadi home seperti kemarin-kemarin. Aku mencintai rumah ini, menghargai bagaimana mendapatkannya. 

Dia sedang asyik menonton TV, aku minta ijin menulis sebentar di sini. Dia begitu damai jika berada di sini. Penat yang seharian jadi hilang bersama dengan tawa kami. Aku mencintainya ... ya aku sungguh mencintainya...

Maafkan aku sayang...mari kita perbaiki hubungan ini...

Thursday, February 18, 2010

Biarkan dia tahu...

Sahabat,
Jika kamu mencintai seseorang janganlah kaupendam dalam hatimu saja
Datanglah kepadanya
Pandanglah matanya
Katakan dengan sungguh-sungguh bahwa kamu mencintainya
Apapun reaksi yang timbul setelah itu bukanlah persoalan yang harus ditakutkan

Sahabat,
Jangan sampai kamu menahan perasaanmu padanya
Biarkan dia tahu apa yang kamu rasakan
Entah dia punya perasaan yang sama denganmu atau tidak
Tapi biarkan dia tahu..

Atau kamu akan menyesal seumur hidupmu..
Jangan sampai kamu mengatakannya ketika semua sudah terlambat
Katakan sekarang juga..
Biarkan dia tahu...dan biarkan dia menentukan jawabnya..

Saturday, June 27, 2009

#1107

Angka keberuntungan? Mungkin. Angka yang merupakan awal dari semua cerita Cerita perjumpaan Cerita percintaan Cerita perjuangan Cerita kepedihan ....dan akhirnya Cerita kebahgiaan. Solo, 31 Desember 2003

Friday, June 12, 2009

Hitam Putih

Kata orang hitam putih, gelap terang, siang malam tak bisa disatukan. Mereka adalah dua sisi yang berlawanan. Aku bilang, mengapa tidak? Mengapa harus terpaku dengan dogma yang dibakukan oleh manusia? Lunakkan hati dan buka pikiran akan memperkaya diri. Lihatlah banyak hal sudah disatukan. Hitam putih menyatu menjadi abu-abu. Gelap dan terang menjadi temaram. Siang dan malam bersenyawa menjadi senja yang indah. Lantas untuk apa dipermasalahkan, kalau inti dari tujuan hidup sudah tercapai dengan mengabaikan hitam dan putih, gelap dan terang, siang dan malam? Siapapun bisa menjadi abu-abu, bisa menjadi temaram, bisa menjadi senja. Bisa saja setiap orang membela diri dengan mengatakan hitam dan hitam tetaplah hitam, gelap dan gelap tetaplah gelap, malam dan malam tetap menjadi malam. Tak ada sesuatu yang baru, tak menarik sedikitpun. Satu kata yang muncul di benak adalah serasi. Apakah jaminan bahagia? Belum pasti. Justify? Tentu, karena sering disudutkan dengan hitam putih. Yang seharusnya menjadi urusan vertikal, menjadi pembicaraan dan prasyarat duniawi. Untuk apapun yang sudah diyakini, terus berjuang. Patahkan keyakinan orang lain, kalau itu menyangkut hidupmu. Kalau dirimu tak bahagia karena keliru melangkah, akankah dia yang akan menanggungnya?

Saturday, April 11, 2009

Rindu

Malam ini susah nian mata ini terpejam. Kata seorang kawan, malam ini bulan sedang indah bersinar. Tapi sekarang sudah dini hari. Takut aku keluar rumah jam segini. Untung PLN tidak mati. Akhir2 ini PLN sering koit. Bikin sebel. Aku paling tidak suka kegelapan selain tidur dan di bioskop. Hampir jam setengah dua pagi. Mata ini kian segar. Duhh gimana ini, mungkin gara-gara kopi yang kuminum tadi. Biasanya kopi juga tidak berefek, kalau ngantuk ya tetap aja ngantuk. Ah mungkin karena aku rindu belahan jiwaku. Aneh memang kalau tak ada dia. Sepi. Biasanya dia ramai dengan dlewerannya yang sering tak terduga. Biasanya ada kontes kentut. Dalam tidurpun dia masih ‘ramai’. Duh kangennya.. Kalau sedang jauh-jauh gini, jadi berasa betapa dia sangat berarti. Jadi nyesel kalo pernah ngambek soal kecil. Jadi sadar banget aku ini keras kepala dan kadang egois. Dia sering mengalah untuk kebaikan kami. Duh Gusti..ampunilah aku ini.. Semenjak mengenal kembali dia, yang kisah perjuangannya cukup untuk menulis sebuah novel, hidupku terasa ringan, lebih santai tanpa mengurangi kesungguhannya. Dengan dia beban-beban hidup serasa lebih ringan. Owh ayam berkokok. Jam segini ayam kampung sebelah sudah berkokok. Apa disuruh sama Roro Jonggrang? Roro yang mendustai cinta maka menjelma jadi arca. Ahh aku benar-benar rindu kekasihku itu. Cepat pulang say.. Rabu, 8 April 2009

Tuesday, February 17, 2009

Cemburu

Mestikah perasaan itu kukedepankan? Layakkah aku utarakan? Sedangkan aku tahu dengan pasti hatimu sudah kamu titipkan seluruhnya untukku. Tapi hari ini aku butuh dirimu. Setelah hari-hari kemarin aku ditelan tumpukan kesibukan. Hari ini aku butuh kebersamaan bersama kamu. Kebesaran hatiku, itu yang sedang kubutuhkan. Akhirnya aku menghibur diri di ruang kesibukanku lagi. Sendiri. Semua penghuni sudah pulang. Menunggu dirimu, memberi kabar yang akan membuyarkan segala perasaan yang hanya pantas kupendam.

Maafkan aku..

Sayang, aku minta maaf. Seharusnya aku tak bersikap seperti kemarin. Seharusnya aku justru berterima kasih sudah kamu ingatkan. Ahh..dasar aku memang keras kepala. Kenapa kamu yang malahan minta maaf sudah membuatku marah? Aku memang kepala batu. Maaf dari hatiku, tak sanggup keluar dari mulutku. Tercekat di tenggorokan.
Jangan pernah bosan mengingatkan aku. Sekali lagi, maafkan aku..

Monday, December 1, 2008

Sebening Embun di Hatiku

Hari sabtu aku pergi ke Semarang. Nonton show di Stadion Diponegoro. Sampai di venue pas jam tujuh malam. Sebelumnya mampir di S2 yang keren itu, dan makan malam di Sapi Bali. Gak penting banget sih nonton konser itu, tapi lumayan membuat aku berkeringat dan terhibur. Bisa menjerit lantang. Tentu saja aku harus keluar dari kerumunan orang-orang yang kukenal. Pulang ke Jogja, di jemput oleh kekasih tercinta. Makan gudeg batas kota, sampai di rumah dini hari. Si dia memang setia. Tak kan tenang jika belum melihatku pulang dengan selamat. Aku senang dapat waktu menyendiri sebentar, keluar dari lingkaran hidupku dengannya. Aku sekedar lebih memastikan hal yang sebenarnya sudah aku tahu, bahwa aku memang mencintainya. Dia memang tidak sempurna, akupun demikian, amat jauh dari sempurna. Bukankah kesempurnaan hanya milik Tuhan? Esoknya kudengar alunan Rossa. Ahh itu khan laguku untuk dia. Kubongkar koleksi CD-ku. Kutemukan 'Sebening embun di hatiku'. Kuputar berulang-ulang, sambil aku merebahkan kepalaku di pangkuannya. Dia memijit lembut pipi dan tulang di antara kedua mataku. Dia tahu aku masih kecapekan karena perjalanan semalam. Dan perjalanan darat selalu membuat aku mual dan tidak nyaman. Kemudian aku berbisik.. 'Hun, aku minta maaf ya untuk semua salahku padamu selama ini...' 'Aku sudah memaafkannya' katanya sambil menatapku mesra. Hari itu aku ingin menikmati kebersamaan dengannya lebih dari biasanya. Bersih-bersih rumah, memperbincangkan hal-hal ringan dan lucu. Aku bersenandung kecil.. Sebening embun di hatiku Ketika kau hadir di kesepianku Tlah sirna kabut di mataku Kau berikan warna terang Tuk kelabu jiwaku Kutinggalkan masa-masa laluku Melangkah denganmu Kutinggalkan hari-hari sepiku Bersama kamu Kusadar ada yang berubah Perasaan yang berbeda bersemi di jiwaku Ketika rasa di hatiku bergetar bahagia Saat bersamamu Sepanjang jejak langkah kita Kau tambatkan benang kasih Yang tak kan terlupakan

Sunday, October 19, 2008

Wajah di Rembulan

Aku tahu mengapa kau suka rembulan
Bila langit tak diselimuti awan
Rembulan jadi pusat perhatianmu
Bintang-bintang yang indahpun tak kau hiraukan
Aku tahu mengapa kau suka berlama-lama menatap rembulan
Ada wajahku di sana..
Wajah yang kau cari lebih dari satu dasawarsa
Wajah yang kau temukan saat hatimu kering kerontang
Bila kau sedang merinduku
Kau semakin asyik menatap bulatan di langit yang menawan itu
Kau sudah temukan kedamaian yang kau cari
Wajah di rembulan..

Tuesday, October 7, 2008

Trisula Cantik

Kata temanku, si dia punya trisula cantik Garisnya tegas tak putus sampai ke ujung Katanya, punya yang satu aja sudah bagus Ini malah tiga... Mata temanku mengerling dengan nakal Katanya aku suruh jagain dia Katanya jangan lepasin dia Aku bilang, tentu saja Tapi bukan karena trisula itu Aku jaga dia bahkan aku sebelum tahu itu Dan sampai saat ini pun Aku tak peduli dengan apa itu trisula Cukup mengamini saja Karena trisula itu baik Buat penyemangat hidup Mudah-mudahan dengan usaha Trisula jadi mimpi yamg menjadi nyata Aku yang mengenalnya Setiap hari bersamanya Aku tahu kenapa aku harus jaga dia Hanya aku yang tahu Dan tentu saja Sang Khalik

Thursday, July 24, 2008

Untuk Matahariku..

Matahari..
Keindahan tiada tara ketika kamu bangun di ufuk timur. Kau menghangatkan sekaligus menyehatkan di pagi hari. Pada siang hari kamu garang dan perkasa, memberikan kehidupan di jagad raya. Kau mempesona saat sore akan singgah di peraduan. Dalam lelap-pun kamu masih sempat membiaskan keanggunan pada sang rembulan. Sempurna..
Cinta itu indah. Cintamu padaku menyeruakkan keindahan cinta itu. Cinta yang membuat aku menjadi lebih baik.
Kamu sedih ketika aku melupakan Dia. Kamu tak bosan-bosannya mengingatkan aku untuk berkunjung ke rumah Tuhan. Bahkan kamu bersedia menemaniku. Hatimu melonjak bahagia, ketika suatu hari minggu kamu tak bisa menemaniku, aku dengan kemauanku sendiri datang ke perjamuan suci. Kamu juga selalu ingatkan aku untuk berdoa. Mendoakan orang tua , keluarga dan tentu saja kami berdua.
Kamu sedih kalau hubunganku dengan keluarga tidak harmoni. Kamu selalu ingatkan aku untuk menyapa mereka lewat telepon. Kamu selalu menemaniku untuk menengok keluarga. Sekarang bila mengunjungi mereka tanpa kamu, serasa ada yang kurang. Kamu selalu ingatkan aku untuk sayangi dan hormati kedua orang tuaku. Katamu, aku harus bersyukur mereka berdua masih ada, aku masih punya kesempatan membahagiakan mereka.
Kamu selalu mendoakan kakakku yang telah tiada, melebihi kami anggota keluarganya. Kamu bilang, kakakku senang bila aku tengok di pusaranya. Karena akulah adik yang paling disayanginya.
Kamu tak pernah membentak aku, kamu tak pernah memarahiku apalagi menyakitiku. Kamu sayangi aku melebihi dirimu sendiri. Kamu mengenal diriku sebaik kamu mengenal dirimu. Tanpa aku berkata-kata kamu tahu jika aku sedang lara hati. Lantas, kamu menyediakan bahumu untuk kutumpahkan air mataku. Kamu menyediakan telinga untuk mendengarkan keluh kesahku. Kamu yang paling suka rela menerima keanehanku. Kamulah teman yang paling mengasyikkan untuk bercanda ria. Kamu bahagia kalau aku tertawa gembira. Kamu bilang aku cantik kalau wajahku berseri-seri.
Kamu sirami aku setiap hari dengan kasihmu. Konsisten, semakin hari semakin bertambah. Di sampingmu aku menjadi perempuan yang kamu perlakukan selayaknya perempuan. Adakah matahari yang lain? Setiap orang hanya punya satu matahari dalam hidupnya.
**with all my love

Tuesday, June 10, 2008

Untukmu Matahariku

Ku tak bisa Dalam kedinginan Dalam kepengapan Kubutuhkan Kehangatan Kasih sayang Perlindungan Kaulah Matahariku Yang menyinari hidupku Kaulah Matahariku Yang menghangatkan jiwaku Kaulah Matahariku Jangan kau pergi Tinggalkan aku Ku tak sanggup hadapi dunia tanpamu
Kaulah Matahariku

Thursday, May 29, 2008

Cruisin' Together

Baby let's cruise Away from here Don't be confused The way is clear And if you want it you got it forever This is not a one night stand, baby Yeah So, let the music take your mind Just release and you will find You're gonna fly away Glad you're goin my way I love it when we're cruisin' together Music is played for love Cruisin' is made for love I love it when we're cruisin' together Baby tonight Belongs to us Everything right Do what you must And inch by inch we grow closer and closer To every little part of each other Oooh baby yeah Sooo Let the music take your mind Just release and you will find You're gonna fly away Glad you're goin my way I love it when we're cruisin' together Music is played for love Cruisin' is made for love I love it when we're cruisin' together Cruise with me baby Ooooooooooooooooohhhhhhhh Yeah, Oooooooooooooooohhhhhhhh Oooohhh baby let's cruise Let's float, let's glide Oooohh Let's open up and go inside And if you want it, you got it forever I could just stay here beside you and love you baby Let the music take your mind Just release and you will find You're gonna fly away Glad you're goin my way I love it when we're cruisin' together Music is played for love Cruisin' is made for love I love it when we're cruisin' together You're gonna fly away Glad you're goin my way I love it when we're cruisin' together Music is played for love Cruisin' is made for love I love it when...I love it, I love it, I love it Ooohh Cruise with me baby I love it when we're cruisin together romance on the road ^_^

Wednesday, May 21, 2008

Sekelumit Masa Lalu

Sebenernya yang lulus casting adalah Ari Wibowo dan Ulet Bulu. Tapi begitu Ari Wibowo kenal sama Ulet Bulu, do'i minder trus mengundurkan diri. Jadilah Ulet Bulu mejeng di jalan-jalan di Jogja dengan dandanan kethoprak. Nice.. hmmm...keren juga ya bojoku

Friday, April 11, 2008

I do OU

"Buah jatuh tak jauh dari pohonnya"
Itulah ungkapan yang pas untukmu. Gak nyangka ya kamu adalah putra dari
Alm. Bapak Sondakh Daeng Tayang, pelukis seangkatan Bapak Joko Pekik dan
Alm. Bapak Amri Yahya. Gak nyangka juga kamu pernah berprestasi. Hasil gambarmu diabadikan buat perangko. Sayangnya kamu tidak mendokumentasikan ya..You must be proud of your father. Sayangnya lagi aku tidak sempat mengenal beliau ya..Itu kartun..ah keliatan banget kamu gokilnya..makasih ya hun..I do OU2..

Kotak Memory

Weleri on Friday, May 20th 2005 at 20.50 pm..
Dream of Tonight Sleep…sleep then my dear I’ll teel you the story of you Tell the story oh lullaby Story of love Story tells how much I love you Dream…dream then my dear Dream that we will reach Dream that tells you who I am Dream that tells you what you are Smile.. smile then my dear Sleep then with your smile Smile that tells me how happy you are Smile that tells me how comfort you are...in peace Sleep...sleep then my dear I’ll wake you up then In a real time then..you are mine in real Not just dream of last night Ini grammar and vocab-nya bener apa enggak ya? Ah.. most important I got the point..
The Grace Pernahkah kita bertemu sebelumnya? Seperti aku sudah mengenalmu lama Pernahkah kita bersatu sebelumnya? Seperti aku sudah begitu menyayangimu Aku ajak kamu mengenal lagi apa yang sudah kita kenal Dengan sayang..dengan cinta Kebahagiaan dan kejayaan akan aku limpahkan sehingga kamu tahu dan ingat kita pernah bersatu Dan sekarang aku ajak kamu bersatu..
special thanks to : ulet bulu