Dear God, in all things, good and bad, let me give You thanks, for I know it is all part of Your greater plan..
Monday, July 28, 2008
The Godfather has gone..
Thursday, July 24, 2008
Untuk Matahariku..
Wednesday, July 23, 2008
Name Card
Benda yang satu ini tidak pernah lepas dari orang bisnis. Karena memang inilah jembatan membangun komunitas atau membangun jaringan. Kartu nama tetap belum tergantikan oleh phonebook handphone. Karena kartu nama bersifat khas yang juga mencerminkan pribadi pemiliknya, jika ini kartu nama pribadi dan mencerminkan perusahaannya kalau itu kartu nama corporate. Dari kartu nama biasanya orang bisa menilai, meski hanya selintas, image itu pasti ada. Kadang ada kartu nama yang dibuat asal-asalan pokoknya ada nama, tempat usaha, telpon, sudah cukup. Padahal hal tersebut bisa mempengaruhi penilaian orang terhadap pemilik kartu nama maupun instansi yang menaunginya.
Sebuah kartu nama bisa menjadi inspirasi juga. Seperti kartu nama seorang kenalanku (satu tahun yang lalu), memberi inspirasi aku untuk membuat blog ini, untuk menuangkan yang mendesak-desak di otak. Daripada hanya di simpan di drive D:/ mending dipublikasikan. Bila yang baca terinspirasi juga dengan postinganku, berarti kan aku sudah bawa berkat buat orang tersebut. Halah..
Aku sendiri menyimpan kartu nama sudah sebanyak 15 name card holder besar. Tentu saja dengan berbagai macam kreasi. Saking banyaknya aku kelompokkan biar gampang carinya kalo sewaktu-waktu diperlukan (kalo manage kayak gini aku jagonya..). Dari rumah makan, bank, friend, entertaint, bengkel, hotel, principal dll.
Jadi penampilan benda satu ini penting ya? Tentu saja. Biasanya kartu nama corparate satu design untuk semua. Kalau tidak mau repot, gampang sekali sih, tinggal panggil creative designer untuk membuatnya. Masalahnya tinggal di ketersediaan dana. Kartu nama mencerminkan culture corporatenya juga. Kalau instansinya bergerak di bidang jasa, biasanya memakai gelar sesuai dengan bidang usaha. Misal di rumah sakit, tentu kartu nama dokternya ada titel dr. Kalau di beberapa perusahaan, seperti bank asing, bank lokal juga, hotel, fund house, aku lihat mereka tidak pernah mencantumkan gelar. Hanya jabatan saja. Tujuannya apa, aku sendiri kurang paham.
Culture di perusahaanku sendiri, termasuk principalnya, kartu nama hanya nama lengkap. Jabatan dan gelar tidak ada. Ini memang sudah jadi culture kesahajaan. Buat apa sih jabatan dan gelar. Dengan berbicara dengan orang tersebut, melihat kapasitas pembicaraan akan ketahuan kog dia itu posisinya apa dan cocoknya bergelar apa. Konon menurut cerita, kartu nama ’kosongan’ begini nih yang menakutkan. Karena bisa jadi yang kita hadapi bukan orang sembarangan. Bisa-bisa ownernya.Tuesday, July 22, 2008
Thanks God
Ini cuaca sepertinya sedang tidak bersahabat kepada yang tidak berhati-hati ya. Banyak penyakit mencari cara untuk berkembang biak. Sekantor banyak yang sakit. Ada yang flu berat, ada yang sampai hilang suaranya. Ada teman yang sampai opname karena hepatitis A. Sudah satu minggu ini, asistenku sakit flu berat. Sampai hari ini tak kunjung sembuh juga. Katanya kalau malam tak tahan kedinginan.
Memang musim kemarau ini sangat panas di siang hari dan sangat dingin di malam hari. Belum lagi kalau bulan purnama, makin tambah dingin. Terima kasih Tuhan, aku masih bisa berlindung di bawah dua selimut tebalku dan beralas spring bed setebal 20cm. Aku hanya bayangkan yang tak punya tempat tinggal, betapa tersiksanya.
Kesulitan dan keterbatasan orang lain, kadang bisa jadi obat di kala kita lagi susah ya. Menjadikan kita lebih rendah hati. Menjadikan kita serasa ada teman yang sama-sama susah, bukan satu-satunya orang yang dalam kesulitan. Yang mana keadaan seolah seorang diri, bisa menjadikan gelap mata, putus asa dan tak berpengharapan. Padahal orang yang sudah tak berpengharapan sangat berbahaya. Yang paling fatal adalah bunuh diri. Menyedihkan.
Dari semua itu, aku berterima kasih kepada Tuhan. Meskipun adanya persoalan pelik di keluargaku, aku masih punya harapan untuk mengatasinya. Tak seberapa masalah itu bila dibandingkan dengan masalah orang lain. Tuhan tidak akan memberi cobaan kepada anakNya melampaui batas kekuatannya. Perempuan
Dia yang diambil dari tulang rusuk. Jika Tuhan memersatukan dua orang yang berlawanan sifatnya, maka itu akan menjadi saling melengkapi.
Dialah penolongmu yang sepadan, bukan lawan yang sepadan. Ketika pertandingan dimulai, dia tidak berhadapan denganmu untuk melawanmu, tetapi dia akan berada bersamamu untuk berjaga-jaga di belakang saat engkau berada di depan, atau segera mengembalikan bola ketika bola itu terlewat olehmu, dialah yang akan menutupi kekuranganmu.
Dia ada untuk melengkapi yang tak ada dalam laki-laki : perasaan, emosi, kelemahlembutan, keluwesan, keindahan, kecantikan, rahim untuk melahirkan, mengurusi hal-hal yang kadang dianggap sepele. Hingga ketika kau tidak mengerti hal-hal itu, dialah yang akan menyelesaikan bagiannya. Sehingga tanpa kau sadari ketika menjalankan sisa hidupmu... kau menjadi lebih kuat karena kehadirannya di sisimu. Jika ada makhluk yang sangat bertolak belakang, kontras dengan lelaki, itulah perempuan. Jika ada makhluk yang sanggup menaklukkan hati hanya dengan sebuah senyuman, itulah perempuan.
Ia tidak butuh argumentasi hebat dari seorang laki-laki, tetapi ia butuh jaminan rasa aman darinya karena ia ada untuk dilindungi, tidak hanya secara fisik tetapi juga emosi. Ia tidak tertarik kepada fakta-fakta yang akurat, bahasa yang teliti dan logis yang bisa disampaikan secara detail dari seorang laki-laki, tetapi yang ia butuhkan adalah perhatiannya, katakata yang lembut, ungkapan-ungkapan sayang yang sepele, namun baginya sangat berarti, membuatnya aman di dekatmu.
Batu yang keras dapat terkikis habis oleh air yang luwes, sifat laki-laki yang keras ternetralisir oleh kelembutan perempuan. Rumput yang lembut tidak mudah tumbang oleh badai dibandingkan dengan pohon yang besar dan rindang, seperti juga di dalam kelembutannya di situlah terletak kekuatan dan ketahanan yang membuatnya bisa bertahan dalam situasi apapun.
Ia lembut bukan untuk diinjak, rumput yang lembut akan dinaungi oleh pohon yang kokoh dan rindang. Jika lelaki berpikir tentang perasaan perempuan, itu sepersekian dari hidupnya. Tetapi jika perempuan berpikir tentang perasaan lelaki, itu akan menyita seluruh hidupnya.
Karena perempuan diciptakan dari tulang rusuk laki- laki, karena perempuan adalah bagian dari laki-laki, apa yang menjadi bagian dari hidupnya, akan menjadi bagian dari hidupmu. Keluarganya akan menjadi keluarga barumu, keluargamu pun akan menjadi keluarganya juga. Sekalipun ia jauh dari keluarganya, namun ikatan emosi kepada keluarganya tetap ada karena ia lahir dan dibesarkan di sana. Karena mereka, ia menjadi seperti sekarang ini. Perasaannya terhadap keluarganya, akan menjadi bagian dari perasaanmu juga, karena kau dan dia adalah satu, dia adalah dirimu yang tak ada sebelumnya. Ketika pertandingan dimulai, pastikan dia ada di bagian lapangan yang sama denganmu.
**Source : ebookdahsyat Saturday, July 19, 2008
Yang terbaik bagimu
Lagu yang dinyanyikan oleh Ada Band dan Gita Gutawa ini memang didedikasikan untuk sosok seorang ayah. Waktu pemberkatan pernikahan adikku di Gereja, lagu ini dimodifikasi syairnya diperuntukkan untuk ayah dan ibu, dinyanyikan pada saat sungkeman. Dengan paduan suara yang bagus, lagu itu cukup membuat suasana menjadi syahdu. Sang pengantin juga beberapa yang hadir kulihat meneteskan air mata. Tentunya air mata haru dan bahagia.
Buatku sendiri, lagu ini cukup punya arti yang mendalam. Cukup mewakili hatiku..di masa-masa aku mengecewakan orang tuaku terutama ayahku. Di mana saat itu aku sedang memperjuangkan hak-hak aku sebagai manusia dewasa, tetapi agak mengabaikan bahwa aku masihlah seorang anak dari orang tuaku. Padahal, aku sama sekali tak bermaksud menyakiti hati mereka. Mungkin caraku yang kurang tepat.
Tapi itu semua sudah berlalu. Dan aku berhasil mendapatkan apa yang kuimpikan. Apakah lagu itu akan disenandungkan lagi di Gereja nanti? Masih belum terpikirkan olehku.
Ahh..
Friday, July 18, 2008
cinta fatamorgana..
fatamorgana..
Diakah Soulmate-ku?
Wednesday, July 16, 2008
Upset..
Nasihat dari AKU untuk AKU
Jika dalam menghadapi suatu persoalan aku menjadi lebih sensitive karena aku perempuan itu sudah takdir. But..I think its better sensitive than unfeeling..
Saturday, July 12, 2008
Saturday, July 5, 2008
Pakar Telematika Salah Asuhan
bukan pujangga impian
*hah ini puisi dari mana lageee mbokde karto...
