Renungan pagi ini sungguh meresap dalam hati. Aku baca berulang-ulang, aku posting dalam statusku di FB. Mungkin karena aku pernah mengalami, walau tak sedasyat dalam renungan itu, sehingga aku bisa sedikit meresapi.
Begini isi renungan hari ini via CPG:
Seorang teman saya dulu bekerja sebagai seorang mekanik di sebuah bengkel mesin diesel. Selama bertahun-tahun dia tidak diperlakukan dengan benar. Rekan kerjanya mengolok-olok dia. Mereka pikir dia kaku karena tidak mau diajak pergi berpesta dengan mereka setiap malam.
Tahun demi tahun dia bertahan dengan ketidakadilan, ejekan dan sarkasme. Mereka memperlakukannya seperti dia adalah orang kelas dua dan inferior terhadap mereka.
Meskipun demikian, dia tetap berhasil menjadi mekanik dengan produksi terbanyak selama tujuh tahun berturut-turut. Tapi dia tidak pernah mengalami, promosi atau bonus apapun hanya karena Supervisornya tidak menyukai dia. Teman saya bisa saja dengan mudah hidup dalam stress, marah dan dendam. Tapi sebaliknya, dia mengerti bahwa dia tidak bekerja untuk manusia, dia bekerja untuk Tuhan.
Dia terus memberikan yang terbaik dan tetap hidup dalam damai sejahtera. Dia terus menjaga sikapnya terfokus pada arah yang benar.
Suatu hari tiba-tiba, pemilik bisnis bengkel itu memanggilnya. Dia belum pernah bertemu pria ini. Pemilik itu tidak pernah terlibat dalam operasional bisnis sehari-hari.
Pemilik itu mengatakan pada teman saya bahwa dia ingin pensiun dan sedang mencari seseorang untuk bisa membeli perusahaannya. Dia menawarkan kepada teman saya dan dia menjawab," Saya tidak punya uang untuk membeli bisnis Anda. Saya hanya karyawan..."
Pemilik itu berkata, " Anda tidak perlu uang. Saya akan pinjamkan kepada Anda"
Singkat cerita, teman saya mengambil tawaran tersebut, dan hari itu dia memiliki perusahaan tersebut. Perusahaan itu menjadi sangat sukses dan memiliki 80 orang karyawan. Dia berkata," Joel, rasanya lucu. Mereka dulu memanggi saya dengan nama saya, tapi sekarang mereka memanggil saya boss"
Demikianlah renungan hari ini. Apa yang bisa dipetik adalah seperti ini:
Tinggallah dalam damai dan tetap setia dengan apa yang Tuhan tempatkan untuk kamu kerjakan.Maka Dia tidak hanya akan berperang untukmu tapi juga akan membayar kembali untuk semua masalah yang dibawa musuh masuk ke dalam hidupmu. Tidak peduli apapun yang terjadi di sekitarmu, Allah adalah setia. Upahmu akan datang!
Dia akan menyempurnakan segala sesuatu dan memberikan kamu upah yang melampaui impian terbesarmu.
Mari bekerja dengan sepenuh hati.
Dear God, in all things, good and bad, let me give You thanks, for I know it is all part of Your greater plan..
Showing posts with label Contemplation. Show all posts
Showing posts with label Contemplation. Show all posts
Saturday, March 26, 2011
Wednesday, January 12, 2011
Hari yang Buruk
Hari ini hari yang buruk. Dua kejadian yang buruk yang cukup buat klaim sehari ini buruk. Karena kejadian ini sangat mengganggu pikiranku, terutama yg kedua
Kejadian 1 : Pagi-pagi BB error. Info-info jadi tidak masuk semua. Untunglah ini hanya berlangsung beberapa jam, karena terbantu oleh wifi office. Mungkin karena salahku juga, kemarin BB nya jatuh waktu main ping pong. Nah, karena lalai jadi begini..
Kejadian 2 : Hari ini kas barang bekasku selisih 6 juta. Minus ! ini yg bikin aku puyeng. Sampai dengn nulis ini pun aku masih puyeng. Kemana tuh duit. Bisa bulet let gitu selisihnya. Pasti ada yang lupa gak catat dan gak ada bukti pula. Nah..ini lalai lagi..
Beberapa minggu lalu babe bilang gini sama kami kwartet di RO, orang itu kalau kehilangan sesuatu ataupun apapun yang musibah, bukan sepenuhnya musibah sebenarnya, tetapi prosentase terbesar adaah kecerobohan sendiri. Huh...bener juga tuh..
Sebenarnya kata-kata di atas itu untuk temanku yg habis kehilangan laptop. Dia makan, laptop di tinggal di mobil. Raiblah laptopnya. Andai laptop dibawa turun saat makan, tentu tidak hilang kan.
Nah sekarang kena deh aku..Coba kalau ping-pong BB nya ditaruh, gak jatuh kan? Coba semua pengeluaran langsung catat, gak ada yg lupa kan? jeng jeng..daya ingatnya kan sudah menurun seiring usia toh...Lol
Intinya, hari buruk hari ini bukan musibah, tapi akibat dari kelalaian dan ke-error-an sendiri...
Kejadian 1 : Pagi-pagi BB error. Info-info jadi tidak masuk semua. Untunglah ini hanya berlangsung beberapa jam, karena terbantu oleh wifi office. Mungkin karena salahku juga, kemarin BB nya jatuh waktu main ping pong. Nah, karena lalai jadi begini..
Kejadian 2 : Hari ini kas barang bekasku selisih 6 juta. Minus ! ini yg bikin aku puyeng. Sampai dengn nulis ini pun aku masih puyeng. Kemana tuh duit. Bisa bulet let gitu selisihnya. Pasti ada yang lupa gak catat dan gak ada bukti pula. Nah..ini lalai lagi..
Beberapa minggu lalu babe bilang gini sama kami kwartet di RO, orang itu kalau kehilangan sesuatu ataupun apapun yang musibah, bukan sepenuhnya musibah sebenarnya, tetapi prosentase terbesar adaah kecerobohan sendiri. Huh...bener juga tuh..
Sebenarnya kata-kata di atas itu untuk temanku yg habis kehilangan laptop. Dia makan, laptop di tinggal di mobil. Raiblah laptopnya. Andai laptop dibawa turun saat makan, tentu tidak hilang kan.
Nah sekarang kena deh aku..Coba kalau ping-pong BB nya ditaruh, gak jatuh kan? Coba semua pengeluaran langsung catat, gak ada yg lupa kan? jeng jeng..daya ingatnya kan sudah menurun seiring usia toh...Lol
Intinya, hari buruk hari ini bukan musibah, tapi akibat dari kelalaian dan ke-error-an sendiri...
Sunday, May 2, 2010
Terbang di Atas Badai
Seperti elang. Dia tidak pernah menghindari badai. Dia menentang badai. Dia tunggu badai datang, kepakkan sayap dan badai justru membawanya terbang ke atas.
Demikian juga kita manusia. Masalah dan himpitan tidak membawa kita ke bawah, jika kita menyikapinya dengan positive.
Begini cara "Terbang di Atas Badai" :
Siapkan sayapmu...ayo terbang...
Demikian juga kita manusia. Masalah dan himpitan tidak membawa kita ke bawah, jika kita menyikapinya dengan positive.
Begini cara "Terbang di Atas Badai" :
- Thinking out of the box
- Buat simulasi masalah dan penyelesaiannya
- Tentramkan hati dengan berdoa
- Hadapi masalah
Siapkan sayapmu...ayo terbang...
Label:
Contemplation,
my Learn,
my Spirit
Saturday, January 30, 2010
Good Luck kawan..
Sejahat-jahatnya dia, ada sisi baik dalam dirimya. Ketika diriku diberi tugas untuk menerima serah terima, segera kuselesaikan dengan cepat. Kemudian kuberjalan menuju ruang dengan sendu. Mataku sembab. Kutuangkan sedikit air mataku, untuk memecah kesedihan.
Semoga dengan kejadian ini, menjadi pelajaran yang mahal.
Good luck kawan...
Semoga dengan kejadian ini, menjadi pelajaran yang mahal.
Good luck kawan...
Label:
Contemplation,
my Learn,
my Life
Sunday, June 14, 2009
Melihat Gajah
Ada 5 orang buta berbicara masalah gajah, dan kelima orang buta itu merasa lebih pintar dan lebih tahu dari pada temannya yang lain tentang seekor gajah, karena mereka sama-sama pernah punya pengalaman memegang seekor gajah di kebun binatang.
Orang buta pertama bicara bahwa gajah itu seperti ular , karena dia meraba gajah dan memegang di bagian belalainya.
Orang buta kedua berbicara bahwa gajah itu seperti kipas karena pada waktu meraba gajah dia pegang kupingnya.
Orang buta ketiga bicara berbicara lantang bahwa pendapat mereka berdua itu adalah keliru besar, gajah itu bukan seperti ular, atau kipas, tetapi gajah itu seperti tombak yang melengkung karena pada waktu meraba dia pegang gadingnya.
Sambil tertawa mencemooh orang buta keempat dengan menepuk dada bicara bahwa gajah itu seperti tiang rumah karena, waktu meraba gajah dia pegang kakinya.
Orang buta kelima tertawa terbahak-bahak mendengar kebodohan keempat temannya itu. Ia mengatakan bahwa gajah itu bukan seperti apa yang mereka katakan, tetapi menurut dia gajah itu seperti cemeti , karena pada saat memegang gajah dia dapat ekornya.
Menurut Anda, apakah gajah itu seperti apa yang mereka pikirkan ??!!!Pelajaran yang didapat dari hal ini :
Orang yang berpandangan sempit adalah seperti orang buta yang memegang gajah tadi, tidak bisa berfikir luas dan menyeluruh, tetapi sepotong-sepotong. Merasa lebih pintar dan lebih hebat dari yang lain. Akhirnya dia tidak bicara tentang sebuah kebenaran tetapi justru berbicara tentang kebodohannya sendiri dan hasilnya adalah sebuah kesalahan mutlak.
Tetapi orang yang berpikir maju dan luas adalah berani menyatukan potongan-potongan pemikiran dari berbagai pihak, sehingga menjadi sebuah gambaran yang utuh.. apakah dari atasan, dari teman atau dari tukang sapu sekalipun..dan hasilnya adalah sebuah keputusan yang tepat, disaat yang tepat dari orang yang tepat...
Selamat menyatukan potongan-potongan..
*source: milis di internet, pic dari internet
Wednesday, October 29, 2008
Siapa kamu?
Sudah lama aku tidak pergi ke Gua Maria
Napak tilas jalan salib..
Berdoa khusuk di depan gua..
Kadang sampai ada air mata..
Sendang Sriningsih
Sendang Sono
Gua Tritis
Puh Sarang
Terakhir yang kudatangi adalah Jatiningsih
Aku kesana bersama dengan seorang teman yang akhirnya mengkhianatiku
Ini bulan Oktober
Seharusnya ini bulan yang tepat untuk pergi ke tempat-tempat itu
Suara hati:
Ahh...buat apa kau jauh-jauh sayang?
Gereja yang dekat rumah saja jarang kau sambangi.
????????
Kamu ini siapa?
Saturday, October 11, 2008
Dipelihara Tuhan
Tadi malam syukuran ulang tahunku. Sebenarnya tidak bisa dikatakan syukuran, tapi hanya makan malam pada tanggal tersebut. Berdua saja, dengan kekasih tercinta. Kangen dengan warung angkringan waktu masih kos dulu.
Rencana itu sudah semenjak satu minggu yang lalu. Nggodain dia, ntar kalau aku ulang tahun tak traktir nasi kucing ya say...gitu aku bilang. Sebenarnya semalam mau dibatalin aja, berhubung mataku ngantuknya minta ampun seperti digantungin becak. Tapi sudah turun jauh dari rumah, kepalang tanggung. Jauh emang jaraknya. Tapi si dia bilang tak apa-apa, lanjutin aja.
Sesampai di warung angkringan Pak Barkah disambut dengan hangat khas angkringan Jogja, "Wah kog lama ndak kesini?" Ngantuk jadi hilang ngobrol sama mereka. Warungnya sepi saat itu, hanya kami berdua. Tak lama kemudian datang seorang ibu. Ibu itu membeli (tepatnya memborong habis) ayam goreng yang dijual disitu sambil memuji-muji masakan Ibu Barkah yang (memang) enak.
Setelah ibu pembeli tadi pergi, Ibu Barkah bilang sama kami, katanya tadi dia sempat takut warungnya tidak laku hari itu, karena anak-anak kos di sekitar situ belum pada datang. Maklum langganan angkringannya sebagian besar adalah anak-anak kos. Ternyata dugaannya keliru. Dia bilang malah kedatangan kami yang sudah lama tak ke situ dan juga ibu yang memborong tadi. Kemudian aku bilang sama Ibu Barkah "Sudah ada yang mengatur Bu" Maksud implisitnya adalah Ibu Barkah tidak usah kuatir dengan rejeki, semua sudah diatur sama Yang Maha Adil. (Aku ingat dari Kitab Suci bahwa kita tak perlu kuatir dengan rejeki, karena burung pipit di udara saja dipelihara Tuhan dengan disediakannya sisa panen petani bulir-bulir padi di sawah, apalagi kita manusia sebagai makhluk ciptaan Tuhan yang paling sempurna, pasti akan dipelihara oleh Tuhan dengan berbagai cara)
Kedatangan kami ke angkringan mereka, membawa kegembiraan tersendiri. Aku bilang kalau aku kangen pengen kesitu. Ibu Barkah terlihat bahagia mendengarnya (dan agak surprised). Katanya dikangenin itu sesuatu yang harus disyukurin. Puji Tuhan. Melihat semua itu kami juga ikut berbahagia. Dengan pemberian kecil kami, kami kenyang dan puas, dan mereka senang. Bayangkan saja berapa besar yang kami belanjakan di sana. Berdua makan super kenyang hanya Rp. 14.500 (terdiri dari 2 piring nasi sayur, 2 teh panas, 1 sayap ayam goreng, 4 ceker ayam dan 8 gorengan) Tak ada tarif PPN 10% dan Service 5%, tapi servicenya luar biasa, keramah tamahan yang tulus. Layak memang untuk dikangenin.
Kami berjanji akan lebih sering datang ke angkringan Pak Barkah.
Lokasi angkringan Pak Barkah:
Samping gedung lapangan Badminton, dekat lapangan tenis Deresan, Gejayan, Yogyakarta. Kalau dari Ring Road, Hotel Mawar Saron ke arah selatan. Buka hanya malam hari.
Saturday, September 27, 2008
Wealth, Success, and Love
The following story is sent by my friend. It is nice story. How are Wealth, Success and Love being a synergy need more deep explanation still.
A woman came out of her house and saw 3 old men with long white beards sitting in her front yard. She did not recognize them. She said "I don't think I know you, but you must be hungry. Please come in and have something to eat."
"Is the man of the house home?", they asked
"No", she replied. "He's out."
"Then we cannot come in", they replied.
In the evening when her husband came home, she told him what had happened.
"Go tell them I am home and invite them in!"
The woman went out and invited the men in"
"We do not go into a House together," they replied.
"Why is that?" she asked.
One of the old men explained: "His name is Wealth," he said pointing to one of his friends, and said pointing to another one, "He is Success, and I am Love." Then he added, "Now go in and discuss with your husband which one of us you want in your home."
The woman went in and told her husband what was said. Her husband was overjoyed. "How nice!!", he said. "Since that is the case, let us invite Wealth. Let him come and fill our home with wealth!"
His wife disagreed. "My dear, why don't we invite Success?"
Their daughter-in- law was listening from the other corner of the house. She jumped in with her own suggestion: "Would it not be better to invite Love? Our home will then be filled with love!"
"Let us heed our daughter-in- law's advice," said the husband to his wife.
"Go out and invite Love to be our guest."
The woman went out and asked the 3 old men, "Which one of you is Love? Please come in and be our guest."
Love got up and started walking toward the house. The other 2 also got up and followed him. Surprised, the lady asked Wealth and Success: "I only invited Love, Why are you coming in?"
The old men replied together: "If you had invited Wealth or Success, the other two
of us would've stayed out, but since you invited Love, wherever He goes, we go with him. Wherever there is Love, there is also Wealth and Success!!!!! !"
Many thanks to Mr. Masaki Sibhata in Japan.
Saturday, September 13, 2008
Lelaki pintar yang bodoh
Ini cerita dari milis, tentang lelaki yang berpikir dirinya pintar.
Seorang pria sedang bermain golf suatu hari dan kemudian dia memukul bola masuk ke pepohonan. Dia pergi ke pepohonan tersebut untuk mencari bola golf dan dia menemukan seekor katak yang terperangkap. Si katak berkata kepadanya, "Kalau kau melepaskan aku dari perangkap ini, aku akan mengabulkan tiga permintaanmu"
Si pria membebaskan si katak. Si katak berkata, "Terima kasih, tapi aku lupa mengatakan kepadamu ada akibat dari permintaan-perminta an tersebut. Apapun yang kau minta, istrimu akan mendapatkan 10 kali lipatnya". Sang pria berkata "Itu tidak masalah"
Untuk permintaan pertama, dia minta untuk menjadi pria yang paling tampan di dunia dari seluruh pria di dunia. Si katak memperingatkannya, "Kamu sadar kan kalau permintaan ini juga akan mengakibatkan istri kamu menjadi orang yang paling cantik di antara semua wanita di dunia lipat 10. Pria-pria akan mengelilinginya?". Si pria berkata, "Tidak masalah, karena aku akan menjadi pria tertampan di dunia, dia dan wanita lain akan memperhatikan aku."
Lalu, CLING, si pria menjadi pria tertampan di dunia, sementara istrinya menjadi wanita yang kecantikannya 10 kali lipat.
Untuk permintaan kedua si pria meminta untuk menjadi pria terkaya di seluruh dunia. Si katak berkata, "Itu akan membuat istrimu menjadi orang paling kaya di dunia. dan kekayaannya 10 kali lipat dari kekayaanmu" Si pria berkata, "Tidak masalah, karena kami masih suami istri, miliknya adalah milikku dan milikku adalah miliknya"
Lalu, CRING, dia menjadi pria terkaya di dunia.. Sementara istrinya mendapatkan kekayaan 10 kali lipatnya.
Si katak bertanya tentang permintaan terkhirnya, dan dia menjawab, "Aku menginginkan serangan jantung ringan"
Moral dari cerita ini: Pria itu pandai, jangan main-main dengan mereka!
Perhatian bagi para pembaca pria: Ini adalah akhir dari lelucon bagi kalian. Berhentilah dan tetaplah merasa nyaman.
Pada pembaca wanita: Baca terus..
....
....
.....
Lalu, DUAGH, si pria terkena serangan jantung ringan, sementara sang istri terkena serangan jantung yang 10 kali lebih ringan dari suaminya.
Moral dari cerita: Pria sebenarnya bodoh tapi mereka berpikir kalau mereka pandai. Biarkan mereka terus berpikir seperti itu.
PS: Kalau kamu pria dan kamu masih membaca sampai sini maka hal ini hanya membuktikan bahwa pria tidak pernah mendengarkan dan peduli pada peringatan apapun, terutama "perhatian" diatas!!!
Tuesday, August 12, 2008
Usaha dan Doa
Waktu SMP dulu, aku suka ngisi diary teman-temanku. Ngisi biodata. Tuker-tukeran gitu. (Aha jadi ingat waktu itu musim diary bergembok) Kalau aku ngisi diary teman, biasanya selain ngisi biodata, aku juga ngisi quote. Ya waktu itu istilahnya ’semboyan’ hehe..quotenya begini bunyinya ’cara wujudkan impian jadi kenyataan adalah dengan bangun dan bekerja’
Simple ya? Tapi setelah direnung-renungkan, make sense sih. Masak impian akan terwujud dengan sendirinya tanpa usaha? Mimpi punya pekerjaan, ya harus cari lowongan, nulis lamaran trus pergi melamar. Mimpi punya rumah, ya nabung dikit-dikit, cukup buat DP lalu KPR. Mimpi naik jabatan, ya harus kerja yang baik, perform bagus tanpa jegal sana sini. Mimpi naik gaji, ya mesti kerja baik juga tho. Mimpi punya pacar ganteng, ya rajin-rajin tebar pesona, rajin-rajin keluar rumah, rajin2 ke salon (karena biasanya orang ganteng pun maunya sama orang cantik). Mimpi jadi cantik, ya mesti rajin mandi dan beribadah. Mimpi makan gratis terus, ya rajin-rajin ke kondangan, atau bertandang ke rumah teman saat jam makan (tentunya bukan teman kos..itu mah sama aja). Pengen punya anak, ya mesti rajin-rajin f**king. Pengen motornya tidak dicuri maling, ya dikunci. Pokoknya usaha. Kalau sudah berusaha, sekecil apapun pasti ada hasilnya.
Tapi........usahanya mesti yang baik, halal. Biar jadi berkat. Ahh, jadi ingat seorang cewek ABG waktu ngantri karcis ’the mummy’. Dia maunya dapat tiket dengan ngantri dikit. Padahal saat itu antrian mpe depan pintu. Untuk mencapai depan loket tuh butuh waktu 1 jam. Aku sudah di urutan ke-4 waktu itu. Dia dengan gaya sok kenal sama depanku, minta tolong titip. Fine. Cuma dianya kurang cerdas. Mau beli tiket pakai credit card, sedangkan yang dititipin mau beli tunai. Yang dititipin mau masukkan dia ke line antri. Eits...aku pegang punggungnya sambil bilang gini 'mas, hargai kita-kita dong yng sudah antri' Buatku, emang kenapa kalau dia masih kecil. Justru dari kecil harus diajarin disiplin dan menghargai orang lain. Kemudian satpam menyuruh si ABG tadi antri dari (luar) pintu (karena pada saat itu antrian sudah lebih panjang lagi). Yah sebenarnya boleh saja berusaha dengan sedikit kenakalan. Cuman jangan sampai merugikan orang lain. Mestinya kalau smart, si ABG tadi menggantikan jatah antri org yg dititipin (bukan masuk line), supaya dia tetap bisa bayar pakai credit card dan juga bisa beli tunai buat mas yg digantikan jatah antrinya. Atau, bisa juga dia traktir belikan tiket buat mas yg tadi, toh beli 2 bayarnya tetap 1 kalau pakai card. Itung2 ucapan terima kasih karena terbebas dari antrian panjang. Itu kan termasuk perbuatan yang baik.
Kembali ke ’usaha’ tadi. Nah kalau sudah berusaha tetapi tidak tercapai juga? Mungkin usahanya kurang keras atau belum tepat. Misalnya yang mimpi cantik tadi. Mungkin mandinya baru sekali sehari atau sudah rajin mandi tapi mandinya di kali. Khan malah jadi gak cantik. Yang ada malah badan jadi gatel. Yang pengen punya anak, mungkin ML-nya kurang banyak frekuensinya, atau kurang gaya (halah...hehehe..).
Kalau semua usaha sudah dilakukan tapi impian kita belum tercapai, hanya satu hal yang masih bisa dilakukan yaitu berdoa. Intinya masih ada harapan. Kenapa? Semua kehidupan ini khan yang sumbernya Tuhan. Ya kembali kepada-Nya kita berpasrah. Tetapi Tuhan kelihatannya lebih menyukai orang yang berusaha. Karena dari situlah Tuhan bekerja. Bagaimana Tuhan bisa menyelamatkan sepeda motor kita dari maling kalau kita tidak menguncinya? Mungkin ada juga orang yang sangat beruntung. Tidak belajar tetapi ujian dapat nilai bagus. Tidak bekerja, tiba-tiba dapat warisan. Itu namanya uijan dari Tuhan, tapi ujian yang menggembirakan. Lho, jadi orang kaya itu ujian juga lho. Ujian bagaimana tetap menjadi orang yang baik dengan kekayaan itu. Sama susahnya bila ujian itu menjadi miskin.
Kalau semua usaha sudah dilakukan dan doa sudah dipanjatkan tetapi impian kita tak dapat juga? Berarti impian itu bukan jatah kita. Kembali kepada Tuhan, itu bukan kehendakNya. Mungkin kita harus introspeksi diri. Layakkah kita menerima impian itu jadi kenyataan? Penilaian Tuhan beda dengan penilaian kita. Barangkali ada rencana Tuhan yang lebih bagus buat kita. Itu misteri. Anak yang kita nanti-nantikan tidak kunjung nongol ke dunia, mungkin kita ditakdirkan untuk menjadi orang tua asuh bagi anak-anak terlantar. Kekayaan yang diidam-idamkan tak kunjung datang, mungkin jika kita kaya justru akan terjerumus ke lembah narkoba atau tergoda oleh pria / wanita idaman lain. Kog badan langsing, lencir dan putih yang diimpikan tak terealisasi? mungkin dengan punya badan yang bagus, kita malah akan menjadi pelacur. Tuhan sudah mengantisipasinya.
Aku sedang berusaha dan berdoa. Keduanya berjalan beriringan. Aku punya impian mulia.
* pandangan menerawang
Tuesday, July 22, 2008
Perempuan
Dia yang diambil dari tulang rusuk. Jika Tuhan memersatukan dua orang yang berlawanan sifatnya, maka itu akan menjadi saling melengkapi.
Dialah penolongmu yang sepadan, bukan lawan yang sepadan. Ketika pertandingan dimulai, dia tidak berhadapan denganmu untuk melawanmu, tetapi dia akan berada bersamamu untuk berjaga-jaga di belakang saat engkau berada di depan, atau segera mengembalikan bola ketika bola itu terlewat olehmu, dialah yang akan menutupi kekuranganmu.
Dia ada untuk melengkapi yang tak ada dalam laki-laki : perasaan, emosi, kelemahlembutan, keluwesan, keindahan, kecantikan, rahim untuk melahirkan, mengurusi hal-hal yang kadang dianggap sepele. Hingga ketika kau tidak mengerti hal-hal itu, dialah yang akan menyelesaikan bagiannya. Sehingga tanpa kau sadari ketika menjalankan sisa hidupmu... kau menjadi lebih kuat karena kehadirannya di sisimu. Jika ada makhluk yang sangat bertolak belakang, kontras dengan lelaki, itulah perempuan. Jika ada makhluk yang sanggup menaklukkan hati hanya dengan sebuah senyuman, itulah perempuan.
Ia tidak butuh argumentasi hebat dari seorang laki-laki, tetapi ia butuh jaminan rasa aman darinya karena ia ada untuk dilindungi, tidak hanya secara fisik tetapi juga emosi. Ia tidak tertarik kepada fakta-fakta yang akurat, bahasa yang teliti dan logis yang bisa disampaikan secara detail dari seorang laki-laki, tetapi yang ia butuhkan adalah perhatiannya, katakata yang lembut, ungkapan-ungkapan sayang yang sepele, namun baginya sangat berarti, membuatnya aman di dekatmu.
Batu yang keras dapat terkikis habis oleh air yang luwes, sifat laki-laki yang keras ternetralisir oleh kelembutan perempuan. Rumput yang lembut tidak mudah tumbang oleh badai dibandingkan dengan pohon yang besar dan rindang, seperti juga di dalam kelembutannya di situlah terletak kekuatan dan ketahanan yang membuatnya bisa bertahan dalam situasi apapun.
Ia lembut bukan untuk diinjak, rumput yang lembut akan dinaungi oleh pohon yang kokoh dan rindang. Jika lelaki berpikir tentang perasaan perempuan, itu sepersekian dari hidupnya. Tetapi jika perempuan berpikir tentang perasaan lelaki, itu akan menyita seluruh hidupnya.
Karena perempuan diciptakan dari tulang rusuk laki- laki, karena perempuan adalah bagian dari laki-laki, apa yang menjadi bagian dari hidupnya, akan menjadi bagian dari hidupmu. Keluarganya akan menjadi keluarga barumu, keluargamu pun akan menjadi keluarganya juga. Sekalipun ia jauh dari keluarganya, namun ikatan emosi kepada keluarganya tetap ada karena ia lahir dan dibesarkan di sana. Karena mereka, ia menjadi seperti sekarang ini. Perasaannya terhadap keluarganya, akan menjadi bagian dari perasaanmu juga, karena kau dan dia adalah satu, dia adalah dirimu yang tak ada sebelumnya. Ketika pertandingan dimulai, pastikan dia ada di bagian lapangan yang sama denganmu.
**Source : ebookdahsyat Wednesday, July 16, 2008
Nasihat dari AKU untuk AKU
AKU adalah seorang perempuan..
Aku tak boleh bergantung pada laki-laki. Aku harus pandai menjaga diri. Aku harus pandai menjaga sikap. Meskipun keberadaanku terkadang diragukan karena aku seorang perempuan, it’s fine. Ke-perempuanan-ku adalah kelebihanku. Aku bersyukur terlahir sebagai perempuan.
AKU adalah seorang calon istri..
Aku tak boleh bergantung pada suamiku kelak. Aku harus menjaga martabat suami. Suami adalah imam keluargaku. Tapi aku bukan 100% milik suami.Suami bukan 100% milikku. Kami tetaplah pribadi yang punya relung-relung masa lalu yang hanya bisa disimpan sendiri. Aku akan mencintai 100% suamiku dan mencintai 100% anak-anakku kelak.
AKU adalah seorang karyawan yang dipercaya..
Aku harus bisa menjaga mulutku, karena mulutku adalah hariamuku. Aku tak boleh berhenti belajar. Aku harus pandai menilai orang lain, mana yang tulus mana yang penjilat. Aku akan memanfaatkan kesempatan emas yang ada di depan mata, kesempatan yang tak tak terulang kedua kali. Aku harus tetap tersenyum apapun yang terjadi, meski tertusuk dari belakang sekalipun. Aku harus tetap rendah hati, menghargai orang dan menapak bumi, karena kehidupan adalah siklus. Tak ada yang selamanya. Akupun harus selalu ingat, ketika aku berada di atas takkan semena-mena kepada yang di bawah.
AKU adalah pribadi yang unique..
At the present time I need space to be alone still.. Untuk menikmati diriku sendiri sebagai seorang yang unique, kesendirian adalah waktu yang paling istimewa buatku. Waktu untuk menelusuri masa lalu yang memalukan, membanggakan, menjijikkan, memilukan, menyedihkan, memabukkan yang sudah menempa aku menjadi seperti sekarang. Waktu untuk melukis mimpi-mimpi absurdku..yang terasa mustahil bila kutuliskan dalam bahasa verbal..yah mimpi –mimpi itu memang hanya bisa kunikmati sendiri..The way to keep the spirit..aarrrggghhh..
Finally..
Sebagai seorang perempuan, aku tak kan menggunakan sisi perempuan itu untuk mendapatkan yang sesuatu atau untuk meng-excuse sesuatu..never!! Aku menjadi somebody memang karena aku mampu, bukan aku using another person. Aku ingin dilihat orang bukan karena ’aku perempuan’, tetapi karena ’aku bisa’. Aku ingin dijadikan sahabat bukan karena aku memakai baju apa atau mobil apa atau aku bekerja di mana, tetapi karena ’aku saja’ tanpa embel-embel apa-apa.
Jika dalam menghadapi suatu persoalan aku menjadi lebih sensitive karena aku perempuan itu sudah takdir. But..I think its better sensitive than unfeeling..
Tuesday, May 27, 2008
Spirit for Survive
Fenomena ini sudah terjadi di sekitar kita. Mungkin tidak disadari oleh kita-kita yang sudah 'tinggi'. BBM boleh naik, inflasi boleh melaju dan value of money semakin mengecil, tapi orang-orang kecil yang bisa saja tinggal tak jauh dari kita akan bisa mengatasinya dengan baik sekali tanpa harus berdemo ala mahasiswa. Dihitung dengan rumus matematika tingkat tinggipun, rasanya sudah tak masuk logika. Bagaimana simbok-simbok penjual grontol di pasar dengan pendapatan sehari tak lebih dari Rp. 50.000,- bisa hidup di era sekarang. Bahkan mungkin mereka masih punya tanggungan yang lain selain menanggung dirinya sendiri. Mereka inilah manusia-manusia hebat. Dengan naluri, bisa mengantisipasi keadaan yang semakin sulit. Naluri untuk bertahan hidup. Aku tidak tahu apa yang mereka lakukan lebih lanjut untuk menambah pendapatan, ataupun untuk menyiasati keadaan. Mungkin juga menerapkan konsep nrimo dalam bahasa Jawa. Tapi di atas semua itu, tetap mereka kaum marginal adalah manusia hebat. Dengan kesahajaan tetap tegar mengarungi kehidupan. Tuhan itu sungguh adil.
Orang bilang bikers sejati adalah yang naik Moge. Aku bilang bikers sejati adalah kakek-kakek yang datang dari Gunung Kidul menjajakan dagangannya ke kota dengan naik sepeda.
Binatang-binatangpun punya insting bertahan hidup yang sama dengan manusia. Jika bahaya mengancam hidupnya, mereka akan refleks dengan caranya untuk mempertahankan hidup.
See the pictures below and feel it..
Saturday, March 29, 2008
kemarin dan hari esok
Kamu tak bisa mengubah masa lalu.... tetapi dapat menghancurkan masa kini dengan mengkhawatirkan masa depan. Bila kamu mengisi hati kamu ...dengan penyesalan untuk masa lalu dan kekhawatiran untuk masa depan, kamu tak memiliki hari ini untuk kamu syukuri. Jika kamu berpikir tentang hari kemarin tanpa rasa penyesalan dan hari esok tanpa rasa takut, berarti kamu sudah berada dijalan yang benar menuju sukses.
Tuhan yang Maha baik memberi kita ikan, tetapi kita harus mengail untuk mendapatkannya. Demikian juga jika kamu terus menunggu waktu yang tepat, mungkin kamu tidak akan pernah mulai. Mulailah sekarang... mulailah di mana kamu berada sekarang dengan apa adanya. Jangan pernah pikirkan kenapa kita memilih seseorang untuk dicintai, tapi sadarilah bahwa cintalah yang memilih kita untuk mencintainya.
Begitu juga Persahabatan, persahabatan adalah 1 jiwa dalam 2 raga. Persahabatan sejati layaknya kesehatan, nilainya baru kita sadari setelah kita kehilangannya. Seorang sahabat adalah yang dapat mendengarkan lagu di dalam hatimu dan akan menyanyikan kembali tatkala kau lupa akan bait-baitnya. Sahabat adalah tangan Tuhan untuk menjaga kita. Rasa hormat tidak selalu membawa kepada persahabatan, tapi jangan pernah menyesal untuk bertemu dengan orang lain... tapi menyesal-lah jika orang itu menyesal bertemu dengan kamu.
Bertemanlah dengan orang yang suka membela kebenaran. Dialah hiasan dikala kamu senang dan perisai diwaktu kamu susah. Namun kamu tidak akan pernah memiliki seorang teman, jika kamu mengharapkan seseorang tanpa kesalahan.
Karena semua manusia itu baik kalau kamu bisa melihat kebaikannya dan menyenangkan kalau kamu bisa melihat keunikannya. Tapi semua manusia itu akan buruk dan membosankan kalau kamu tidak bisa melihat keduanya. Begitu juga Kebijakan. Kebijakan itu seperti cairan, kegunaannya terletak pada penerapan yang benar. Orang pintar bisa gagal karena ia memikirkan terlalu banyak hal, sedangkan orang bodoh seringkali berhasil dengan melakukan tindakan tepat. Dan Kebijakan sejati tidak datang dari pikiran kita saja, tetapi juga berdasarkan pada perasaan dan fakta. Tak seorang pun sempurna. Mereka yang mau belajar dari kesalahan adalah bijak. Menyedihkan melihat orang berkeras bahwa mereka benar meskipun terbukti salah.
Apa yang berada di belakang kita dan apa yang berada di depan kita adalah perkara kecil berbanding dengan apa yang berada di dalam kita.
sumber : surat dari seorang sahabat
Thursday, February 28, 2008
dear my all friends..
Seringkali kita berpikir tentang kesalahan, keburukan dan aib orang lain.
Seakan kita menjadi sengsara karena perilaku orang lain.
Padahal tidak satupun yng menimpa kita melainkan buah dari perilaku kita sendiri.
Tidaklah satu senyuman yang kita berikan kepada orang lain kecuali kembali kepada kita.
Tidak ada satu patah katapun yang kita ucapkan, yang melukai hati orang lain, kecuali akan kembali pada pembuatnya.
Oleh karena itu jangan pernah menyalahkan siapapun jikalau hidup kita terpuruk;
hidup kita seakan berat dan nestapa karena pada hakikatnya itu semua adalah buah dari perbuatan kita sendiri.
Tidak ada yang tertukar, semua perbuatan akan kembali pada pembuatnya.
Orang yang beruntung , akan berfikir keras tentang dirinya ,
setiap saat mengevaluasi apa yang telah diperbuatnya terhadap orang lain.
Orang yang beruntung adalah orang yang berjuang sangat keras untuk menemukan dirinya, karena bagaimana kita bisa merubah orang lain kalau kita tidak pernah berusaha merubah diri sendiri?
Kita harus mulai sadar bahwa semakin hati berprasangka buruk, penuh kedengkian, kebencian, semakin diri kita rugi.
Waktu kita habis dipakai untuk memikirkan orang yang kita dengki, sehingga tidak lagi produktif.
Ketika cacian, makian keluar dari diri kita, hanya untuk menunjukkan kebenara n diri sendiri, membuat orang lain yang dimaki sakit hati, marah,....tanpa berfikir kelak makian yang keluar dari mulut kita sendiri, akan kembali berbalik arah menuju diri kita sendiri.
Sungguh berbahagialah mereka yang lapang dan ikhlas, yang selalu memandang setiap kejadian dengan pikiran dan sikap positif.
Marilah kita belajar bijak menyikapi kesalahan dan kekurangan orang lain, sebagaimana kita pun ingin diperlakukan hal yang sama ketika melakukan kesalahan.
Regards,
-a-
Subscribe to:
Posts (Atom)



