Tadi sore ada yang mengingatkan aku tentang rembulan. Sialnya bulan malam ini sedang muram. Terkikis oleh angkuhnya awan. Lama tak menikmati keindahannya, lama tak melukis di wajahnya.
Malam ini sepi, sendiri. Biasanya ada yang manja minta dibuatkan jus jambu. Tautan hatiku sedang mengejar mimpinya nun jauh di sana. Mimpi yang membuat dirinya hidup dan berarti. Tentu saja aku dukung dengan sepenuh hatiku.
Kalau ada dia, biasanya aku manja juga. Enak memang bergantung padanya. Tapi kalau dia tidak ada di sini, aku bisa berubah total. Seperti kembali ke masa silam, menjadi seorang yang independen. Menjadi sangat mandiri, seolah tak butuh lelaki.
Rembulan, tampakkanlah dirimu..aku ingin bercerita lagi. Mimpi-mimpiku yang kian nyata.
Dear God, in all things, good and bad, let me give You thanks, for I know it is all part of Your greater plan..
Wednesday, April 8, 2009
Positive..positive..positive..
Berusaha selalu berpikir positif susahnya minta ampun. Kelelahan fikir dan raga ini terkadang tak bisa diajak kompromi untuk selalu mikir yang baik-baik saja. Kesabaran bagai diuji setiap hari. Perbincanganku dengan personil HO mengingatkanku untuk terus berusaha berpikir positif. Berpikir lebih ke manfaat daripada mudaratnya. Kalau aku bisa banyak hal, kan aku tambah pintar, punya nilai lebih, multi tasking. Banyak pertanyaan akan bisa kujawab.
Dengan berpikir positif, semoga hal-hal baik hinggap padaku. Perjalanan tiga bulan ini sangat melelahkan. Setiap akhir bulan dan awal bulan adalah hari-hari yang panjang. Bisa pulang jam 11 malam. Sampai rumah tinggal tersisa letoy dan kantuk.
Banyak hal kukorbankan untuk masa awal ini. Belum sempat nengok sahabat yang melahirkan. Akan kubayar nanti. Dan masih banyak hal lain yang terbengkalai.
*pfeuuh
Bodoh...!
Perjalanan enam jam yang melelahkan. Tidak sehebat itu sebenarnya kelelahan itu. Tapi jiwa sedang luruh karena ingin lari jauh dari dunia, mengakibatkan semua jadi berlebihan. Hatiku kacau karena ketakutan.
Wajah-wajah asing membuatku tidak nyaman. Berlebihan lagi. Alasan yang sama. Sorot raut yang beraneka, marah, takut, tatapan kosong. Tak ada satupun yang gembira. Aku sendiri, berdiam diri menahan rasa aneh dan sedih pada diri sendiri.
Bunyi pesan singkat di telepon genggamku : "Come back to me soon, dear.." membuat aku jadi yakin, aku harus melanjutkan hidup ini, apapun yang terjadi. Dia sangat mencintai aku.
Satu jam berlalu dalam ruang gelap dan kosong. Kemudian, aku benar-benar kembali padanya. Dadaku serasa plong. Tak ada rasa apapun yang tertinggal. Ku melangkah ke bandar udara dengan ringan, seolah tak terjadi apapun.
Kebodohan yang tak berharga.
Label:
Blue..blue..blue..,
my Learn,
my Life
Sunday, March 8, 2009
Huhuhuhu.....
Apa ya yang bikin badanku makin melar aja? Makan biasa, tapi kog berat badan naik terus? Agak kecut juga mikirin berat badan. Baju-baju lamaku sudah kumasukkan dos. Sudah tak muat semua. Sebagian sudah dihibahkan pada saudara-saudara. Baju kerjaku, masih kusimpan di dos. Berharap, suatu saat badanku kembali pada ukuran baju itu. Lemariku penuh baju, tapi sepertinya hanya untuk dilihat saja, karena sebagian besar memang sudah tak muat juga.
*huh..sudah perlu dos lagi. Apalagi baju pesta, aku sudah tak punya. Kalau ada kondangan aku harus beli yang baru.
Kemarin waktu melayat nenek meninggal, saudara sepupuku yang lama tak bertemu bilang aku gendut sekali. Huhuhu....
Kata ulet bulu, aku harus bertekad kuat kalau mau tidak bertambah gendut lagi.
Ya ya ya...
Aku mau bertekad. Support me ya hun..
*Target : 50 kg.
Terus Berjuang !
Libur dua hari. Reses. Rehat. Waktu untuk mengumpulkan tenaga lagi, waktu untuk membangun semangat lagi. Satu bulan ini terkuras sudah waktu, tenaga dan pikiranku untuk mengabdi pada pekerjaan. Segala hal lain jadi prioritas ke sekian. Termasuk diri sendiri.
Bulan-bulan awal memang harus berkorban. *Ahh semoga pengorbananku tak jadi sia-sia. Berharap Mode : ON.
Yah..harapan itu yang bikin tak letih hati. Termasuk harapan pada orang-orang baru yang bergabung. Semoga membawa perubahan baik yang diharapkan. Orang-orang lama sudah mulai ada perubahan sikap. Lumayan. *Bernafas setengah lega
Masih banyak PR. Yang kubutuhkan adalah badan yang sehat dan support dari orang terdekatku.
Terus berjuang !
Subscribe to:
Posts (Atom)